Sosok Mayat di Gunung Buntung

Spread the love
151 Views

MERACARA.COM, TANGGAMUS – Sosok mayat laki-laki ditemukan tergeletak di dalam gubuk perkebunan di Gunung Buntung Pekon Merbau Kecamatan Kelumbayan Barat Kabupaten Tanggamus, Kamis (19/3/20) pagi.

Mayat tersebut diketahui bernama Wahab (80) warga Pekon Merbau Kecamatan Kelumbayan Barat. Saat diketmukan kondisiny mengenaskan. Tubuhnya menghitam dan dihinggapi belatung.

“Mayat pertama kali ditemukan saksi Rasun als Buang (50) warga Dusun Merbau Pekon Merbau Kecamatan Kelumbayan Barat Kabupaten Tanggamus sekitar pukul 10.00 Wib,” kata AKP Icwhan mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM, Kamis (19/3/20).

Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi Rasun, yang merupakan tetangga dikebun. Ketika ia melintasi gubuk korban, mencium aroma yang tidak sedap. Sehingga ia melakukan pencarian dan mencurigai asalnya berada di dalam gubuk.

Sesampainya di pintu gubuk tersebut, saksi melihat pintu gubuk sudah dihinggapi lalat hijau, kemudian Rasun mendobrak pintu tersebut dan melihat sesosok mayat terbujur.

“Kemudian atas penemuan Mayat tersebut saksi turun Gunung Buntung untuk memberitahukan/melaporkan kepada Kepala Pekon Merbau, Danpos Babinsa Kelumbayan Koramil 01 Cukuh Balak, Bhabinkamtibmas Polsubsektor Kelumbayan Polsek Limau dan masyarakat Pekon Merbau guna dilakukan evakuasi dan identifikasi,” jelasnya.

Kapolsek menegaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan medis, sebelum meninggal diduga mempunyai riwayat penyakit Asma.

“Mayat kondisinya sudah membusuk dan diperkirakan kurang lebih sudah 5 hari meninggal dunia,” tegasnya.

Ditambahkannya, saat ini mayat korban telah dikebumikan/dimakamkan dilokasi kebun milik korban tidak jauh dari gubuk tersebut.

“Mayat dimakamkan di dekat gubum sebab akses jalan dari Pekon menuju kebun milik korban tidak dapat ditempuh oleh kendaraan roda dua, dimana jarak tempuh dengan berjalan kaki kurang lebih 2 jam,” pungkasnya.

(Rodial)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *