DPRD Tanggamus Menggelar Sidang Paripurna Hasil Pembahasan Panitia Khusus (Pansus) Untuk Pemilihan Kepala Pekon (Pilkakon) Serentak

Spread the love
45 Views

MERACARA.COM | TANGGAMUS – Sidang dipimpin Ketua DPRD Heri Agus Setiawan bersama para Wakil Ketua dan dihadiri 36 anggota. Lalu dihadiri Wakil Bupati AM Syafi’i, para kepala OPD dan Forkopimda. Ketua Pansus Yoyok Sulistiyo, membacakan hasil pembahasan setelah selama ini menerima ajuan keberatan dari para bakal calon. Lalu klarifikasi Bagian Tata Pemerintahan, Pemkab Tanggamus, Tim Pilakkon Kabupaten sampai Konsultasi Ke Praktisi Hukum. Jum’at 12/06/2020.

“Pansus minta perbaikan keputusan Panitia Pilkakon Kabupaten yang telah dikeluarkan. Menetapkan lagi Bakal Calon Di Pekon-pekon Yang Direkomendasikan Agar Dirubah,” Kata Yoyok.

Isi rekomendasi, di antaranya :

Pertama, terhadap balon Pekon Ampai, Kecamatan Limau atas pelapor Turmaningsih yang telah diumumkan lulus sebagai Bakal Calon oleh pihak Universitas Lampung. Lalu dibatalkan oleh Panitia tingkat Kabupaten. Maka Pansus meminta Panitia Kabupaten untuk menyampaikan permohonan maaf secara resmi yang dimuat minimal di dua Surat Kabar Harian Umum.

Kedua, terhadap Pekon Gunung Doh, Kec Bandar Negeri Semong, Pansus merekomendasikan agar dilakukan perbaikan penilaian terhadap berkas saudara Albasri terkait skor usia, Selanjutnya Menetapkan Sebagai Bakal Calon Kepala Pekon.

Tiga, terhadap Pekon Sinar Bangun Kec Bandar Negeri Semong, karena kesalahan panitia pilkakon tingkat pekon dan kabupaten dalam menyampaikan pengumuman bagi masyarakat yang akan mendaftar.

Maka pansus rekomendasikan untuk melakukan perbaikan pengumuman, berkas syarat, verifikasi serta penilaian ulang. Selanjutnya menetapkan kembali bakal calon kepala pekon yang berhak lulus atau tidak lulus berdasarkan nilai.

Keempat, terhadap Pekon Tanjung Begelung, Kec Pulau Panggung dan Pekon Gunung Tiga, Kec. Ulu Belu terhadap bakal calon M Rafa’i dan Malik Ibrahim, berkas dinyatakan lengkap. Pansus merekomendasikan Panitia Pilkakon Kabupaten menerima surat keterangan pengalaman kerja yang bersangkutan. Lalu lakukan penilaian ulang berdasarkan skor yang ditentukan.

Selanjutnya menetapkan sebagai calon yang berhak lolos atau tidak lolos seleksi berdasarkan nilai akhir secara keseluruhan bagi semua calon yang mendaftar.

Lima, terhadap balon di Pekon Sukaraja, Kec. Gunung Alip karena ada balon saat mendaftar tidak bisa menunjukan ijazah asli, tapi hanya menunjukkan surat keterangan pengganti ijazah yang tidak sah.

Pansus merekomendasikan agar bakal calon tersebut dilakukan anulir atau dibatalkan. Selanjutnya pansus minta kepada panitia pilkakon tingkat kabupaten melakukan pengecekan terhadap keabsahan ijazah kepada pihak yang berwenang.

Enam, terhadap verifikasi di Pekon Sinar Jawa Kec. Air Naningan dan Pekan Tulung Asahan Kec. Semaka, soal ijazah terjadi kejanggalan. Pansus merekomendasikan Panitia Pilkakon Kabupaten lakukan pengecekan keabsahan ijazah yang dipakai Bakal Calon.

Tujuh, terhadap Pekon Campang, Kec. Gisting karena ada kesalahan penulisan antara Ketua RW dan Kepala Dusun, Pansus Merekomendasikan Dilakukan Penilaian Ulang Terhadap Berkas Semua Bakal Calon Dan Menetapkan Kembali Sebagai Calon.

“Pansus merekomendasikan kepada Bupati Tanggamus, agar Panitia Pilkakon Kabupaten Menjalankan Rekomendasi Yang Kami Sebutkan Dalam Masa Penundaan Pilkakon. Sehingga tidak mengganggu tahapan yang akan dimulai kembali pasca Covid-19,” kata Yoyok.

Ia menambahkan, terhadap beberapa Pekon yang direkomendasi agar Panitia tingkat Kabupaten segera menetapkan kembali Balon Kakon yang berhak dipilih oleh masyarakat.

Terakhir, Pansus Pilkakon juga merekomendasikan agar pelaksanaan pilkakon serentak 2020 di Tanggamus dilaksanakan secepatnya dengan melihat kondisinya new normal.

Jika memungkinkan sebaiknya dilaksanakan pada bulan Juli atau Agustus 2020. Yoyok menegaskan, rekomendasi kerja tahap I Pansus Pilkakon ini berlaku sampai tahap penetapan Bakal Calon Kepala Pekon Dan Pengumuman Penetapan Kepada Masyarakat.

Sementara Wabup Tanggamus AM Syafi’i dalam sambutannya mewakili Bupati Tanggamus Dewi Handaja Handajani mengapresiasi atas kinerja pansus dan rekomendasi yang telah disampaikan.

“Kesepeluh rekomendasi dari pansus tersebut akan kami sampaikan ke panitia tingkat kabupaten untuk dipelajari sehingga bisa merespon hasil pansus,” ujar Syafi’i.

(Rodial)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*