Pemerintah Kabupaten Tanggamus Berikan Sangsi Sosial Pada Warga Terkait Pelanggaran Peraturan Masa Pandemi Covid 19

Spread the love
104 Views

MERACARA.COM | TANGGAMUS – Sekretariat Satuan Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 melakukan Konfrensi Pers di Kantor Bupati Kab. Tanggamus. Rabu, 16/09/2010.

Hadir pada acara tersebut, Sekretaris Satuan Gugus Tugas Kab. Tanggamus Hamid H. Lubis, Kadis Kominfo Sabaruddin, Kadis Kesehatan Taufik Hidayat, Kadis Pendidikan Dasmi, Direktur RSUD Batin Mangunang dr. Benson P. Ginting dan para awak media.

Seketaris Gugus Tugas, Hamid H. Lubis menjelaskan bahwa terdapat 19 orang positif dan 1 orang masih menunggu hasil dari sweb dari Lab. Kesda Provinsi Lampung. Saat ini di Kabupaten Tanggamus terdapat 25 terkonfirmasi positif dengan keterangan 3 orang sembuh, 2 orang meninggal dunia, dan 20 lainnya masih dalam perawatan.

Selanjutnya, Gugus Tugas telah melakukan tracing hadap kontak erat dari 19 pasien yang terkonfirmasi positif terpapar virus Corona.

Langkah-langkah kongkrit tersebut yaitu telah dan akan terus dilakukan maupun melalui kebijakan yang nantinya akan diterapkan di seluruh wilayah Kabupaten Tanggamus.

” Mensosialisasikan Peraturan Bupati Tanggamus Nomor: 55 Tahun 2020 Tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19. Dengan tujuan diterbitkan sebagai upaya penanggulangan penanganan. Guna memutus mata rantai penularan covid 19. Akan dilaksanakan secara menyeluruh dari berbagai aspek yang meliputi aspek penyelenggaraan kesehatan pemerintahan ekonomi dan sosial budaya. Upaya tersebut dilakukan dengan adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat yang produktif dan aman terhadap konflik.” Ungkap Lubis.

Hasil dari Rapat Gugus Tugas melahirkan Maklumat Gugus Tugas. Berisikan sosialisasikan dan menegakkan Peraturan Bupati Tanggamus Nomor: 55 Tahun 2020 Tentang pedoman adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman corvid-19 yang didalamnya mengatur penerapan disiplin dan sanksi sosial bila terjadi pelanggaran kesehatan. Menghimbau dan meminta seluruh kegiatan keramaian dan kerumunan baik yang dilakukan oleh pemerintah daerah, institusi vertikal dan masyarakat selama 14 hari ke depan terhitung mulai hari ini Rabu tanggal 16 September 2020, kegiatan KBM ataupun kegiatan belajar mengajar tetap dilakukan melalui daring atau virtual sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Selanjutnya, kami akan melakukan kontak pasien 05 dan 06 dengan rapid test dan swab pada keluarga kontak dan membatasi interaksi sampai hasil tes rapid, melaksanakan aktivitas massal di pasar Kota agung pada tanggal 17 september 2020 dengan sasaran lebih kurang 500 pengunjung atau warga pasar, memaksimalkan fungsi survey untuk mendeteksi penyebaran di masyarakat dan fasilitas kesehatan Tanggamus selama masa pandemi covid 19 tidak akan memberikan izin keramaian, mengoptimalkan tim gabungan dalam penerapan dan pelaksanaan perbup nomor 55 tahun 2020 tentang pedoman adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman.

Pelaksanaan peribadatan di tempat ibadah tetap mengikuti protokol kesehatan pemerintah daerah akan mengoptimalkan pemasangan banner dan baliho yang berkaitan dengan himbauan pemakaian masker cuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak .

” Dengan kondisi sekarang ini Gugus Tugas meminta kepada masyarakat agar lebih meningkatkan disiplin penerapan protokol kesehatan kembali lagi selalu pakai masker, cuci tangan pakai sabun jaga jarak hindari kerumunan serta makan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup olahraga teratur dan tetap jaga kesehatan jaga diri jaga keluarga kita serta orang-orang terdekat.” tutupnya (Rodial/Anton).

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *