Tim Gabungan Akan Turun ke Lapangan, Tindak Pelanggar Protokol Kesehatan

Spread the love
41 Views

MERACARA.COM | TANGGAMUS – Bupati Tanggamus Dewi Handajani, mengukuhkan Tim Pengendalian, Pengawasan dan Penegakan Hukum Dalam Rangka Pendipsilinan Protokol Kesehatan Covid19 Kab. Tanggamus di Lapangan Upacara Pemda Tanggamus. Jum’at, 18 /9/2020.

Apel ini diikuti oleh Kajari Tanggamus David P. Duarta, SH., MH., Kapolres Tanggamus AKBP. Oni Presetya, Dandim 0424/ Tgm Letkol Inf. Arma Aris Sallo, Ketua DPRD Tanggamus Heri Agustiawan, S. Sos dan Kepala OPD jajaran Pemda Tanggamus.

Bupati Tanggamus mengucapkan selamat kepada Tim Gabungan. Yang telah dibuka dan berharap agar tugas dan amanah ini dapat ditunaikan dengan sebaik-baiknya sehingga penerapan kesehatan di masyarakat dapat dilakukan dengan penuh disiplin. Penyebaran virus corona dapat lebih terkendali.

Diketahui bersama bahwa saat ini Kabupaten Tanggamus telah terjadi peningkatan kasus positif Covid19 secara signifikan. Hingga kemarin total sudah 26 orang terkonfirmasi positif. 19 orang sedang dirawat. 3 pasien sembuh dan 2 pasien meninggal dunia.

Menyikapi hal ini, Bupati Tanggamus memandang perlu ada tindakan kebijakan dan regulasi yang lebih terarah dan terpadu. Dalam upaya memutus mata rantai penularan covid19 di Kabupaten Tanggamus. Pelaksanaannya dilakukan secara menyeluruh dan berbagai aspek. Aspek penyelenggaraan pemerintahan, kesehatan, sosial, budaya dan ekonomi.

Pada Apel tersebut Bunda Dewi mengamanatkan kepada Tim Gabungan agar bersinergi dalam rangka penanganan dan pemulihan perekonomian masyarakat. Penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan. Sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Bupati Tanggamus memerintahkan agar Penegakan Perbup Nomor: 55 Tahun 2020. ” Oleh karena itu saya berpesan kepada Tim Gabungan yang akan turun ke lapangan agar dapat menegakkan disiplin atau aturan berdasarkan protokol kesehatan sesuai perbup 55 tahun 2020 tersebut. Berikan edukasi kepada masyarakat. Beri pengertian dan jika perlu apabila terus membandel dapat diberikan sanksi administratif dan sanksi sosial. Secara humanis untuk menumbuhkan kesadaran seperti membersihkan fasilitas umum, menyapu jalan dan memungut sampah.
Namun sebelum itu diterapkan di tengah masyarakat kita akan lebih dulu menerapkannya di lingkungan Pemkab Tanggamus sasaran utama kita dalam instansi vertikal dan masyarakat umum.” perintahnya.

Lanjutnya, untuk dilaksanakan atau dikerjakan selama 14 hari ke depan terhitung mulai hari Rabu tanggal 16 September 2020.

Kegiatan belajar mengajar tetap dilakukan melalui sistem daring atau virtual. Sampai batas waktu yang belum ditentukan.

” Kepada Sekretariat Tim Gabungan, saya minta agar segera menyusun jadwal yang berkelanjutan agar tim dapat turun ke masyarakat secara masif dan terstruktur dapat bergerak melakukan pengendalian penularan covid-19, serta menerapkan hukum. Hukuman bagi warga yang melanggar protokol kesehatan. Salah satu upaya dalam meningkatkan kesadaran untuk melaksanakan protokol kesehatan.” kata Bupati.

Jargon yang digunakan JUMAWAS ( jujur dan mawas diri Covid19). Jujur apabila dalam interaksi sosial kita ada yang terjangkit virus Corona segera lakukan ISOMA (isolasi mandiri).

Menginstruksikan kepada seluruh jajaran pemerintah daerah tingkat Kelurahan dan Pekon untuk berperan serta dalam mensosialisasikan memakai masker, cuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak. Baik sosialisasi secara langsung ataupun melalui pemasangan banner dan baliho. (Rodial/ Anton)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *