Ketua AWPI Tanggamus Kecewa, Penanganan Covid-19 di Dalam Pertanyaan

Spread the love
363 Views

MERACARA.COM || TANGGAMUS – Terkait penanganan kasus Covid-19 di Kabupaten Tanggamus Ketua DPC AWPI Tanggamus kecewa. Pasalnya banyak faktanya terjadi di lapangan orang yang telah dilakukan Swap sebelum hasil Swepnya dikeluarkan atau dirilis oleh Satuan Gugus Tugas Penanggulangan Percepatan Pencegahan Covid-19 bebas bergentangan.

Sehingga berakibat nanti semakin banyaknya kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Tanggamus. Sehingga masyarakat semakin gelisah dan was-was. Hal ini disampaikan oleh Imron Tara kepada Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Covid-19. Ketika menyampaikan press rilis di Posko Penanggulangan Pencegahan Covid-19 Kantor BPBD Tanggamus. Kamis, 5/11/2020.

Menurut Ketua DPC AWPI Tanggamus ini terkesan pembiaran (ulangi:pembiaran) oleh Satuan Tugas Covid-19 Kab. Tanggamus. Seharusnya Pemerintah Kab. Tanggamus cepat tanggap, bagaimana tidak kasus Covid-19 yang terjadi semakin hari semakin meningkat di Kab. Tanggamus ini. Sudah seharusnya pemerintah bersikap tegas. Mengambil langkah-langkah lebih tegas lagi. Jika tidak ingin kasus Corona ini merajalela penyebaranya.

Dampaknya terjadi pemborosan jika hal ini tidak segera direspon dan dicegah oleh Pemerintah atau Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 Kab. Tanggamus. Harapannya hal-hal seperti ini tidak dianggap enteng oleh pemerintah. Agar segera ditindak tegas sesuai dengan regulasi yang ada baik itu peraturan daerah dan/atau peraturan Bupati atau sejenisnya. Melibatkan steckholder dari tingkat bawah hingga atas. Tujuannya agar penyebaran Covid-19 di Kab. Tanggamus dapat diminimalisir dan teratasi dengan baik. Karena hal ini sudah sangat-sangat memprihatinkan sekali. Jika hanya sebatas himbauan saja tidak epektif.

Contoh yang baru saja terjadi kasus pasien 057. Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kab. Tanggamus sudah menswap 24 orang yang kontak erat dengan pasien 057. Dari 24 orang tersebut, 16 orang dinyata positif kerkonfirmasi Covid-19. Pertanyaannya dari mulai swap sampai diumumkanya hasil swap.

Langkah-langkah apa yang dilakukan Tim Gugus Tugas Covid-19…??? Mereka dibiarkan saja berinteraksi dengan masyarakat lainnya. Tiba-tiba Tim Gugus Tugas mengumumkan hasil swap dan menyatakan jika ke 16 orang dari 24 orang tersebut terkonfirmasi terpapar Corona.Apa yang terjadi ditengah-tengah masyarakat luas…??? Luar biasa, dampak psikologis masyarakat. Lantas pertanyaannya lagi mengapa mereka tidak mengisolasi diri mereka terlebih dahulu…??? Apakah tidak ada anjuran dari Gugus Tugas…??? Atau kah ketidak ketahuan mereka. Kalau mereka habis diswap. Seharusnya mereka tidak berkeliaran. Mengurangi berinteraksi dengan keluarga, kerabat atau teman. Sebelum hasil swap diumumkan.” Dan oleh sebab itu, aturan yang lebih tegas sangat dibutuhkan. Jika pemerintah daerah benar-benar serius dalam menangani persoalan Covid-19. Agar kasus penambahannya tidak semakin membludak di Kab. Tanggamus.” Tegasnya Imron.

Menanggapi statmen Ketua DPC AWPI Tanggamus tersebut. Jubir Satgas Covid-19 Kab. Tanggamus dr. Eka Priyanto menyambut positif atas keprihatinan yang disampaikan dan akan menyampaikan permasalahan ini ke Satuan Gugus Tugas dan pemerintah. Himbauanya agar taati selalu protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Selalu gunakan masker, cuci tangan pakai sabun dan jaga jarak. (Rodial)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *