YPHLI AJAK WARGA BUDIDAYA CLARIAS BATRACUS

Spread the love
56 Views

MERACARA.COM || JAKARTA – Sebagai yayasan sosial yang bergerak di bidang pelestarian lingkungan, Yayasan Peduli Hijau Lestari Indonesia ( YPHLI ) dengan LSM HLI nya tidak hanya beraktivitas bergerak di bidang penghijauan lingkungan seperti penanaman bibit pohon, edukasi dan sosialisasi pencegahan bahaya bencana alam ataupun aksi bersih lingkungan.

Dalam menjalankan edukasi pemberdayaan usaha masyarakat kecil Minggu 15 /11/ 2020, Hijau Lestari Indonesia bersama warga Pulokambing , Kel. Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur, YPHLI kembali menggelar giat sosial berupa penebaran bibit ikan, dan jenis yang ikan yang dipilih adalah ikan lele. Kegiatan dimulai pukul 08.00 Wib yang diawali dengan penyerahan bibit ikan lele yang di serahkan Ketua umum YPHLI , Boy Junafiah kepada warga Pulokambing.
Perwakilkan penerima bibit lele diterima oleh pria yang akrab disapa bang Caik, warga sangat antusias menerima bibit ikan lele yang akan ditempatkan di kolam pemeliharaan yang memang sudah disiapkan.

Boy menyampaikan pada media bahwa mekanisme pemeliharaan diserahkan kepada warga, dan tetap dipantau oleh YPHLI melalui HLI Jakarta.
Ketum YPHLI, Boy Junafiah dalam penjelasannya mengapa memilih ikan jenis ini mengatakan, Clarias Batracus atau yang biasa kita kenal dengan sebutan ikan lele ( catfish ) adalah merupakan jenis ikan yang banyak diternakkan untuk dikonsumsi.

Selain murah serta mudah dalam pemeliharaan dan dikembangkan biakkan untuk tujuan komoditas semisal dijadikan makanan olah jadi untuk dijual ataupun dijadikan obyek untuk yang hobi memancing, ikan jenis ini ternyata banyak memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh manusia. Menurut penelitian, tiap 100 gram ikan lele mengandung zat yang berfungsi sebagai sumber energi, protein, lemak dan natrium. Lele juga dianggap sebagai salah satu ikan air tawar yang tidak kalah kandungan gizinya dari makanan laut seperti salmon,ikan tuna kalengan bahkan udang. Dalam penelitian lainnya, ikan lele juga adalah salahsatu jenis ikan yang mengandung kadar Merkuri lebih rendah dari yang lainnya. Sedangkan dalam hal kerjasama, warga berharap agar lebih ditingkatkan lagi kedepannya, demikian penjelasannya. (Red)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *