Serikat Nelayan NU Lampung Dan Serikat Nelayan NU Tanggamus Dilantik

Spread the love
103 Views

MERACARA. COM – TANGGAMUS —Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Provinsi Lampung dan 11 Pengurus Cabang masa Khidmat 2020-2021 resmi dilantik yang dilaksanakan di pantai Duta Wisata Teluk Betung Barat Bandar Lampung. Selain melantik Pengurus Wilayah, melantik juga Pengurus Cabang yang baru terbentuk di 11 Kabupaten Yang ada di Provinsi Lampung, salah satu Pengurus yang dilantik adalah Pengurus Cabang SNNU Kabupaten Tanggamus yang diketuai oleh Zulwani,M.H.,Sekretaris Ivan Juliyus Masta,SE dan Bendahara Masseati, Rabu, (17/3 /2021). Pelantikan sendiri dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat SNNU yakni Hi. Witjaksono.

Hadir sebagai undangan dalam acara pelantikan tersebut Ketua Tanfidziah Nahdlatul Ulama Lampung (PW NU lampung) Prof. Muhammad Mukri, Ketua PC NU Bandar Lampung Mas Ichwan Aji Wibowo, Forkopimda perwakilan Polda Lampung dan stakeholder lainnya.
Ketua Serikat Nelayan Provinsi Lampung, Dr.Edarwan, Msi mengucapakan terimakasih dan rasa syukur kepercayaan Pengurus Pusat SNNU yang telah memberikan amanat kepada nya sebagai Ketua Pengurus Wilayah SNNU Lampung.

“Amanah ini akan kami pegang dan kami ingin menjalankan roda organisasi sesaui apa yang telah diamanatkan oleh Anggaran Dasar dan Anggran Rumah Tangga SNNU dan memajukan nelayan dengan cara bersinergi dengan semua pihak untuk kesejahtera nnelayan dan rakyat Lampung berjaya”ucap Edarwan”.

Senadanya juga disampaikan oleh ZULWANI, sebagai ketua SNNU Tanggamus yang didampingi oleh sekretarisnya IVAN JULIUS MASTA, yang mengatakan rasa syukurnya juga telah diberi amanat untuk memimpin SNNU di Tanggamus. “ saya bersyukur dan berharap dengan telah dibentuknya Serikat Nelayan NU ini semua stakeholder, Pemerintah Daerah dapat memberikan support terbaiknya untuk SNNU Tanggamus dan bersama-sama memajukan nelayan dan mensejahterakan nelayan yang ada di Kabupaten Tanggamus. Kehadiran SNNU yang merupakan perpanjangan tangan Nahdlatul Ulama untuk dapat mengimplementasikan program-program NU secara menyeluruh. Salah satunya adalah dengan memberikan edukasi dan pemberdayaan kepada para nelayan supaya hasil tangkap ikan dapat memiliki kuantitas dan kualitas yang mampu bersaing dengan daerah lain, program Asuransi sejuta Nelayan yang akan dilaunching oleh PP SNNU. Doakan kami supaya kesungguhan ini dapat dikolaborasikan dengan semua pihak dan kami siap juga untuk bekerjasama dengan semua pihak demi kepentingan Nelayan Tanggamus khususnya“Kata Zulwani”.

“Ivan Julius Masta selaku Sekretaris SNNU Tanggamus pada kesempatan yang sama juga menyampaikan “Langkah SNNU Tanggamus berikutnya adalah melaksanakan konsolidasi internal kepengurusan untuk menyamakan pandangan, visi dan misi organisasi terkait dengan program yang akan segera diimplementasikan pada tingkat pengurus yang sasaranya adalah kesejahteraan nelayan Tanggamus dengan selalu melakukan sowan dengan para kiyai-kiyai NU yang ada di Tanggamus”ungkap Ivan”.
Sementara, Ketua Umum Serikat Nelayan Nahdatul Ulama (SNNU) Hi. Witjaksono menyampaikan bahwa saat ini Indonesia sedang dihebohkan dengan adanya wacana impor garam yang besar untuk memenuhi kebutuhan garam di dalam Negeri. Padahal Indonesia ini memiliki garis pantai yang sangat panjang, potensi garam kita sangat memungkin untuk dikembangkan menjadi lebih banyak dan Indonesia yang akan menjadi negara pengekspor garam.
Kebijakan akan adanya wacana impor garam yang dilakukan oleh pemerintah ini tentu banyak menuai kritik dari berbagai kalangan, termasuk Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU).
SNNU menolak karena Indonesia inikan terhampar luas pantai dan laut dan termasuk pantai terpanjang kedua di dunia, mengapa tidak kita yang mengekspor garam. Jangan sampai kita dikuasai oleh mapia-mapia, dikuasai rente-rente yang akan berdampak pada keberlangsungan kehidupan nelayan kita. karena kunci swasembada garam adalah ada pada para petani garam yang ada di negeri kita .” tegas Ketua Umum SNNU Witjaksono yang merupakan pengusaha muda yang sudah go Internasional ini”.
Oleh Karena itu, Serikat Nelayan NU meminta pemerintah secara serius memperhatikan produksi garam ini. Bukan sebaliknya, membiarkan petani garam membuat garam seadanya ,memanjakan bos bos pengimpor garam .
“Mewujudkan program kedaulatan pangan tentu bisa dimulai dengan tidak lagi mengimpor garam. Mari kita memperhatikan dan memberdayakan para petani garam, benahi nelayan dengan kemampuan dengan sentuhan SNNU di Lampung,” terangnya.

Kita tau bahwa, petani yang bergerak pada sektor riil ini menjadi penopang utama pada situasi krisis, ketika ekonomi mulai tumbuh mengapa malah dilupakan, berikan pembekalan ilmu dalam menggali potensi bagi nelayan, kata Ketua Umum SNNU, Witjaksono.
“Kami telah banyak mendengar keluhan para petani garam terkait rencana mendatangkan garam dari luar negeri. Bahkan, kata dia, nasib petani garam saat ini berada pada titik nadir, maka, harus kita benahi melalui tangan trampil karya nyata bagi jajaran pengurus SNNU di Lampung.”tandasnya (*)
Selanjutnya diharapkan pengurus yang baru dilantik dapat bekerja secara sungguh-sungguh, yang tidak aktif, silahkan dicoret dan usulkan untuk diganti jangan lupa untuk terus berkoordinasi dengan semua stakeholder untuk dapat bersama-sama membangun kehidupan nelayan yang lebih sejahtera. Banyak program-program pusat yang masih kita coba untuk dapat disingkronisasikan dengan program yang SNNU sudah buat, harapanya kedepan kita semua dapat bersama-sama mensejahterakan nelayan ”Ucapnya”. (Red).

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *