Desain dan Kualitas kereta api yang beroperasi di Indonesia saat ini Oleh : Putri Wida Noranisa dan Hendy Mustiko Aji

Spread the love

Meracara.com — Transportasi merupakan alat yang digunakan oleh manusia sebagai sarana untuk berpindah tempat. Dimusim habis lebaran seperti ini transportasi umum menjadi andalan pemudik, salah satunya adalah transportasi Kereta api.

Kereta api merupakan salah satu alat transportasi massal yang diminati oleh masyarakat Indonesia maupun dunia. Akses yang mudah dan cepat menjadikan kereta api sebagai primadona transportasi jalur darat.

Hal itulah yang membuat konsumen merasakan kepuasan saat menggunakan produk kereta api sebagai transportasi mereka. Untuk menjadi transportasi yang diminati oleh masyarakat, kepuasan konsumen harus tercapai.

Namun untuk mencapai kepuasan ini kereta api harus memiliki beberapa faktor pendukung yang sesuai dengan keinginan masyarakat. Seperti misalnya desain kereta dan kualitas kereta yang beroperasi.

Kepuasan konsumen adalah hal yang dapat memicu loyalitas konsumen terhadap produk yang nantinya akan berimbas pada meningkatnya profit atau laba perusahaan.

Konsumen dapat mengatakan puas atau tidaknya terhadap barang dilihat dari bagaimana cara barang tersebut memenuhi ekspektasi konsumen. kepuasan consumen dapat dipertahankan dengan cara memperhatikan dalam segi kualitas produk dan emosional yang dapat diinterpretasikan sebagai desain produk.

Konsumen merupakan elemen yang paling penting pada proses ekonomi, oleh karena itu kepuasan konsumen dapat dikatakan merupakan hal yang sangat diperhatikan oleh perusahaan. Akan tetapi masih ada beberapa perusahaan yang belum terlalu memperhatikan akan kepuasan konsumennya.

Pada kualitas produk konsumen sering mengaitkannya dengan mutu dari barang atau jasa. Kualitas produk ini harus sesuai dengan apa yang difungsikan pada produk tersebut, juga sesuai dengan klaim produk.

Pada produk kereta api, keseluruhan aspek dan fitur yang terdapat pada kereta harus sesuai dengan standar IRIS yang merupakan standar internasional pada industry kereta dan ISO 9001 yang merupakan standar internasional di bidang sistem manajemen mutu.

Banyak konsumen yang masih belum mengenal apa itu ISO 9001 dan IRIS, untuk itulah untuk mengetahui dan mengukur kepuasan konsumen tidak cukup hanya dengan menggunakan kedua standar diatas, perusahaan terkait juga harus memperhatikan apakah kereta memiliki fitur yang sesuai, dapat diandalkan, dan memiliki tampilan yang menarik.

Kemudian untuk desain produk adalah bentuk gambaran yang diciptakan oleh perusahaan atau produsen asal agar dikembangkan untuk kemudian digunakan terhadap kereta api saat ini. Desain terbagi menjadi dua, desain eksterior dan interior.

Desain eksterior berupa warna cat yang digunakan, corak yang diaplikasikan, dan desain keseluruhan gerbong seperti bagaimana moncong kereta sampai bentuk pintu pada kereta. Sedangkan desain interior merujuk kearah bagaimana isi didalam kereta, contohnya adalah letak stop kontak, bentuk kursi, posisi AC, dan lain lain.

Untuk desain produk, desain sebaiknya memiliki tiga dimensi yaitu : Dimensi Estetika yang menggambarkan keindahan produk, seperti warna, corak, atau motif produk.

Dimensi Fungsional yang menjadi acuan apakah produk sudah sesuai dengan fungsinya. Dan Dimensi Simbolis dimana pada dimensi ini berarti bagaimana produk dapat menggambarkan citra konsumennya. Ketiga dimensi ini nantinya akan menciptakan gabungan yang harmonis meskipun tidak bersinggungan secara ekslusif.

Pada kereta api yang beroperasi saat ini, faktor kualitas dan desain produk sudah berhasil menciptakan kepuasan konsumen terbukti dari banyaknya feedback positif yang diberikan.

Feedback ini bisa dilihat dari seberapa seringnya konsumen menggunakan kereta api sebagai transportasi jarak dekat ataupun jauh yang mereka pilih. Konsumen yang pernah melakukan perjalanan menggunakan kereta api memaparkan bahwa desain produk sudah bagus dan kualitas produk juga memumpuni.

Hal ini menunjukkan bahwa memang benar jika desain dan kualitas produk sangat dibutuhkan untuk membentuk pandangan konsumen terhadap kepuasan. Tanpa desain yang bagus dan kualitas yang tidak memumpuni maka konsumen akan merasa bahwa produk belum layak untuk dipasarkan.

Namun meskipun kepuasan konsumen sudah dicapai, sebaiknya perusahaan terkait diharapkan agar terus melakukan inovasi agar keloyalitasan dan kepuasan konsumen tetap terjaga.

*Penulis merupakan Mahasiswa dan Dosen dari Program Studi Manajemen, Fakultas Bisnis dan Ekonomi, Universitas Islam Indonesia.

Print Friendly, PDF & Email

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.